UU Aneh…! Artis Pemakai Narkoba Tak Ditangkap Asal Lapor

Apa yang akan  terjadi jika hukum dibuat oleh karena hasil dari otak manusia-bukan berasaskan aqidah?
Inilah yang terjadi (seperti berita dibawah) narkoba yang jelas sangat berbahaya bagi pengkonsumsinya dan kelangsungan kehidupan bangsa dibiarkan saja dikonsumsi asal lapor atau diketahui oleh petugas ketika mengkonsumsinya.
Jika selama ini para selebritas yang terlibat penyalahgunaan narkoba langsung ditangkap petugas polisi, maka penangkapan tidak bakal dilakukan bila mereka melaporkan diri. Hal ini sesuai dengan undang-undang baru yang sudah mulai diberlakukan. Begitu ditegaskan Anang Iskandar dari Badan Narkotika Negara (BNN), Jumat (7/1).

“Kalau ada artis yang mengkonsumsi narkoba maka sesuai UU dia harus lapor atau ke Puskesmas terdekat. Ini akan dilindungi hukum dan akan direhabilitasi. Pun polisi anggap sebagai pengguna yang patut disembuhkan dan nggak ditangkap,” terangnya di Amigos Restaurant, Mega Kuningan, Jakarta Selatan. Baca entri selengkapnya »

Iklan

Berita-berita Menyedihkan Terkait HIV/AIDS

7.018 Warga DKI Meninggal Karena HIV/AIDS

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Bahaya HIV/AIDS kian nyata saja. Tercatat, selama 23 tahun sudah 7.018 warga DKI harus meregang nyawa karena penyakit ini.

Seksi Surveilans Epidemiologi HIV/AIDS (SARS) Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mencatat jumlah ini sejak 1987 hingga 2010. Dari jumlah tersebut, 3.434 orang prositif terkena AIDS dan 3594 orang yang terinfeksi HIV. Sementara sisanya, sebanyak 107 orang meninggal dunia oleh AIDS
Jumlahnya khusus di 2010 ini diketahui sejak Januari-Agustus tercatat sebanyak 1.238 orang yang terinfeksi HIV dan AIDS.

Dan jumlah tersebut oleh SARS DinKes Provinsi DKI Jakarta membagi jumlah kasus HIV dan AIDS tersebut menjadi beberapa wilayah. Sebarannya yakni 166 kasus ada Jakarta Pusat, 107 kasus ditemukan Jakarta Utara.

Sementara 171 kasus ada di Jakarta Barat. Kemudian, ada 127 kasus untuk Jakarta Selatan, 265 kasus untuk Jakarta Timur.
Jumlah di luar DKI Jakarta 325 kasus. Kemudian, tidak diketahui wilayahnya sebanyak 77 kasus yang behasil ditemukan

Sudah 1.300 Ibu Hamil Teridentifikasi HIV/AIDS

TRIBUNNEWS.COM – Jumlah populasi ibu hamil yang teridentifikasi mengidap HIV/AIDS positif di Indonesia jumlahnya cukup besar. Terhitung sejak 2008 hingga saat ini mencapai 1.300 orang.

“Dari 5.000 ibu hamil yang melakukan pemeriksaan HIV/AIDS di Indonesia, sekitar 1.300 diantaranya dinyatakan teridentifikasi HIV/AIDS positif,” kata Asisten Deputi Pembinaan Kewilayahan Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Nasional Bagus Rahmat Prabowo.

Dijelaskan Bagus 1.300 ibu hamil terjangkit HIV AIDS positif tersebut wajib mendapatkan pengawasan dan pengobatan. Jika tidak, maka risiko anak dalam kandungan si ibu tersebut untuk terjangkit HIV AIDS mencapai 30-45 persen. Mereka harus mendapatkan perawatan ekstra jika dibandingan dengan wanita hamil pada umumnya.

“Virus ini kan paling suka menyerang sel darah putih, nah di saat seorang wanita hamil pasti ada plasenta yang menghubungkan antara si ibu dan bayi di dalam rahim. Di dalam plasenta itu, banyak sel darah putih, makanya menjadi rentan,” kata Bagus.

Dikatakannya, penularan HIV/AIDS dari ibu hamil kepada anaknya bisa terjadi dalam tiga cara di antara saat masa kehamilan dan proses kelahiran

Menurutnya, beberapa tahun ke belakang populasi perempuan penderita HIV/AIDS mengalami peningkatan cukup tajam.
“Kalau dulu pria mendominasi dalam jumlah penderita HIV/AIDS, namun saat ini jumlah perempuan penderita HIV AIDS meningkat cukup tajam,” katanya.

Zonapikir: HIV/ AIDS  adalah penyakit yang timbul akibat dari praktik pergaulan bebas, bergonta-ganti pasangan seks. Walaupun para pelakunya memakai pengaman seperti kondom, tetap virus HIV/ AIDS ini akan menulari si pelaku. Sebab telah terbukti bahwa pori-pori yang dimiliki kondom lebih besar ukurannya ketimbang ukuran virus HIV itu sendiri.

Sungguh berita seperti ini sangat menyedihkan dimana HIV/ AIDS adalah bukan penyakit yang sembarangan, sebab virus HIV ini menyerang kekebalan tubuh manusia, dan dapat dengan mudah ditularkan kepada orang lain; istri/ suami/ bayi dalam kandungan ibu hamil yang mengidap penyakit ini.

Untuk itu sangat diperlukan upaya sistematis pencegahan menularnya virus HIV/ AIDS ini. Upaya yang melibatkan seluruh pihak, dari mulai masyarakat sampai para pemegang kebijakan di negeri ini.

Bagi masyarakat harus mengontrol dan mencegah agar jangan sampai ada anggota masyarakat yang melakukan hubungan seksual secara bebas tanpa adanya ikatan pernikahan yang sah.

Bagi para pemegang kebijakan hendaknya membuat Undang-undang yang menjerat para pelaku Free sex, dengan hukuman yang berat, misalnya di dalam syariah Islam yang pernah dicontohkan Nabi Muhammad Saw terhadap pelaku perzinahan adalah dengan cara mencambuk sebanyak 100 kali bagi pezina yang  belum menikah, dan dirajam sampai mati bagi pezina yang sudah pernah menikah. Dengan hukuman seperti InsyaAllah akan mengurangi bahkan menghentikan penyebaran virus HIV/ AIDS.

Allah Swt telah berfirman di dalam surat Al Isra ayat 32 yang artinya; dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan jalan yang buruk.

Dan janganlah kamu mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk.